Categories
Pemrograman Perkuliahan Software Development

Manajemen Pengujian Perangkat Lunak

Spread the love

Berikut adalah slide yang saya presentasikan pada Kuliah Umum di Universitas Muria Kudus dengan topik Manajemen Pengujian Perangkat Lunak.

Beberapa poin penting pada materi:

  • Pengujian merupakan salah satu aspek terpenting dalam proses pengembangan perangkat lunak untuk memastikan pengguna dapat dan mau menggunakan aplikasi kita dengan baik.
  • Setiap membuat program, kita sudah melakukan pengujian sederhana dengan exploratory testing, namun hal tersebut masih belum cukup.
  • Sebelum bisa melakukan pengujian kita harus merencanakan test case terlebih dahulu untuk memastikan kita tidak melewatkan pengujian hal penting.
  • Test case dapat dirancang dengan menelurusi cara proses bisnis, mengumpulkan user story, menetapkan acceptance criteria, dan terakhir baru merancang test case.
  • Test case bersifat organik dan dapat berubah ketika diperlukan.
  • Setelah membuat test case, kita bisa melakukan pengujian secara manual. Namun sebaiknya kita melakukannya secara otomatis dengan bantuan perangkat pengujian.
  • Otamatisasi pengujian bertujuan agar konsistensi kualitas perangkat lunak selalu terjaga pada seluruh tahapan pengembangan.
  • Pengujian fungsional otomatis dapat menggunakan bantuan Selenium yang dapat membuka browser dan melakukan aksi-aksi secara otomatis.
  • Karena pengujian fungsional terlalu berat dan bersifat superfisial, kita perlu melakukan pengujian unit yang dapat dijalankan setiap waktu.
  • Contoh pengujian otomatis diberikan pada source code dengan menggunakan framework python django. Namun konsep pengujian otomatis dapat diterapkan di semua bahasa pemrograman mainstream (PHP, Javascript, Node.Js, Java-termasuk Android-, Ruby, C#, dan lain sebagainya)
  • Selain pengujian tersebut ada bentuk pengujian lain yang sebaiknya melibatkan pihak di luar pengembang utama, beberapa contohnya adalah: Pengujian performa, pengujian keamanan, dan pengujian Beta / User Acceptance Testing.
  • Pengujian performa bertujuan untuk memastikan aplikasi yang dibuat dapat berjalan baik sesuai dengan target jumlah pengguna.
  • Pengujian keamanan bertujuan untuk memastikan aplikasi tidak mudah ditembus oleh peretas.
  • Pengujian penerimaan pengguna oleh Beta tester bertujuan memastikan aplikasi yang kita buat benar-benar sesuai dengan yang diinginkan pengguna akhir.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *